Rabu, 22 April 2009

Surga Air Terjun, Air Terjun Tangsi Ampek Solok Selatan

Selama ini penikmat wisata atau petualang hanya mengenal kabupaten Solok Selatan dengan agrowisata kebun teh milik PT Mitra Kerinci. Kebun teh seluas 1.500 hektare, menyajikan pemandangan hijau, akibat hamparan tanaman teh yang luas. Selain tanaman teh, diantara bedengan tanaman teh diselingi tanaman Andong dengan warna merah tua sebagai batas jarak petik teh, menambah keindahan kebun teh yang menyelimuti kaki Gunung Kerinci.

Dalam kawasan ini, terdapat air terjun Tangsi Ampek yang terdiri dari dua tingkat. Tingkat pertama memiliki ketinggian 15 meter dan tingkat kedua dengan tinggi 10 meter yang berjarak 5 meter dari air terjun tingkat pertama. Untuk menjangkau tempat ini, bisa dijangkau dengan kendaraan roda empat atau roda dua. Lokasi terletak di Jorong Sungai Lambai, Nagari Lubuak Gadang, Kecamatan Sangir. Dari ibukota kabupaten, Padang Aro jaraknya tak lebih dari 5 km. Dari Padang, jaraknya lebih kurang 158 kilometer.

Selain air terjun tersebut, juga terdapat air terjun Timbulun dengan ketinggian sekitar 15 meter. Air terjun ini adalah bagian dari aliran batang Liki. Lokasinya pun sangat strategis. Sebab, letaknya tak jauh dari jalan Raya Muara Labuh menuju Padang Aro. Kalau dari arah kota Padang, lokasi ini terlekat di sebelah kanan. Dari Nagari Lubuk Gadang jaraknya tak lebih dari 2 kilometer sama dengan jaraknya dari Padang Aro. Dari Kota Padang sendiri, berjarak sekitar 161 km, atau sekitar 3 sampai 4 jam perjalanan.

Wisata petualangan air terjun di Solok Selatan, dilanjutkan ke air terjun Timbulun Koto Birah. Memiliki ketinggian 20 meter, air terjun ini terletak di Koto Baru, kecamatan Sungai Pagu. Menariknya, air terjun ini terdiri dari 7 tingkat. Dari jarak 1 kilometer menjelang air terjun ini kita disambut gemuruh air terjun tersebut. Semburan embun yang membuat sejuk, ditambah dengan kondisinya yang masih alami, sedikit sentuhan jelas akan menjadi objek wisata yang asyik untuk dinikmati. Dari jalan Raya Pekan Selasa Muara Labuh, jaraknya sekitar 2,5 kilometer atau 30 kilometer dari Padang Aro.

Masih dengan ketinggian yang sama, air terjun Talang Sepintir berada di areal perkebunan kelapa sawit dan berbatasan langsung dengan perkebunan karet milik rakyat. Sekitar 100 meter dari air terjun ini terdapat hamparan lahan kosong dengan luas sekitar 2 hektare. Lahan ini dapat digunakan sebagai lokasi berkemah atau kegiatan out bond lainnya. Dari sini kita dapat menyaksikan liukan bumi berupa barisan bukit-bukit yang memgelilingi areal tanaman perkebunan sawit.

Pemandangan ini tersadi di Kenagarian Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Jujuan, 27 kilometer dari Padang Aro atau 190 kilometer dari Padang. Jauh memang, tapi rasanya tidak rugi dengan sajian yang akan kita temui di sini. Untuk mencapai lokasi ini, dapat di tempuh dengan kendaraan roda 2 atau roda 4.

Berlanjut ke air terjun Ulu Suliti, air terjun dengan ketinggian 40 meter ini terletak di perbatasan Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Solok. Dari ketinggiannya, dapat kita ketahui sebagai air terjun tertinggi di Kabupaten Solok Selatan. Untuk mencapai ke lokasi, kita bisa menikmati jalur tracking (jalan kaki) sepanjang 5 kilometer. Jalur ini terletak di tapal batas Kabupaten Solok Selatan dengan Kabupaten Solok, tepatnya di jorong Ulu Suliti, Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, sekitar 55 kilometer dari Padang Aro.

Kembali ke Sungal Lambai, Nagari Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, terdapat Aia Malanca. Disebut demikian karena aliran tersebut merupakan air yang mengalir di atas batu karang yang cekung. Dengan kondisi demikian, kita bisa berselancar (malanca) di atas alirannya. Untuk mencapai lokasi ini, kita bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat. Jaraknya sekitar 8 kilometer dari Padang Aro.

Selain itu, masih ada air terjun Batang Daun, dengan ketinggian kurang lebih 15 Km. Letaknya di Taratak Baru Nagari Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Jujuan. Air terjun Lambe, yang terletak di balik bukit juga tak pantas untuk dilewatkan. Air terjun ini terletak di di jorong Pinti Kayu Nagari Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang di Ateh, kurang lebih 55 kilometer dari Padang Aro.

Jika air terjun terlalu ekstrim untuk diarungi, tidak dengan aliran arung jeram batang Liki. Kegiatan arung jeram dimulai dari start point dengan kondisi arus yang cukup deras dan berbatuan yang terdapat di kiri dan kanan sungai.

Selanjutnya arung jeram beralih ke batang Sangir. Arus deras Batang Sangir di kenal sebagai arus yang cukup menantang bagi para pengemar olah raga ini. Sebab, tingkat kesulitannya cukup tinggi, hingga gradien lima. Perjalanan arung jeram akan berakhir di sungai Batang Hari.

Lokasi arung jeram terdapat dimulai dari nagari Lubuk Gadang. Batang Liki terletak di jorong Liki, sekitar 3 kilometer dari Padang Aro atau 160 km dari Padang. Sementara, batang Sangir terletak di jorong Sampu sekitar 2 km dari Padang Aro atau 165 km dari Padang. Aliran sungai ini mengalir ke sungai Batang Hari di Nagari Lubuk Ulang-Aling, 79 kilometer dari Padang Aro atau 242 kilometer dari Padang.

Menikmati keindahan alam Kabupaten Solok Selatan di rentang gugusan bukit barisan, tak akan cukup dalam satu hari saja. Dalam perjalanan dari Padang menuju ke Solok Selatan, akan kita nikmati hamparan keindahan lereng-lereng bukit dengan beraneka ragam tumbuhan hutan tropis. Selain suguhan pemandangan bukit-bukit yang menghijau, di sepanjang jalan anda juga dapat menemui puluhan sungai yang mengalir jernih. (dari berbagai sumber)

Sumber : Padang Ekspres

Info untuk kenyamanan perjalanan wisata anda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar